Situs Dosen STKIP Siliwangi Bandung - Ansori AL-B, S.Pd, M.Pd

Artikel Umum

PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH STKIP SILIWANGI BANDUNG

Dipublikasikan pada : 12 Oktober 2016. Kategori : .

Program studi Pendidikan Luar Sekolah STKIP Siliwangi, adalah salah satu program studi yang memiliki sejarah panjang seiring dengan berdirinya STKIP Siliwangi. Program studi ini, pernah menjadi salah satu program studi flagship, yang mengembangkan nama STKIP Siliwangi beberapa waktu yang lalu. Oleh karenanya, sungguh sulit untuk terus meningkatkan dan mengembangkan program studi yang memiliki rangkaian sejarah panjang dan harus terus merangkai visi yang jauh ke depan. Dua sisi dari kehidupan akademik yang dinamis dan terus menuntut adanya kerja keras yang jauh lebih hebat dari masa-masa yang telah lalu.
Disisi lain, tantangan dan berbagai kendala muncul sebagai dampak dari adanya dinamika kehidupan sosial masyarakat yang terus berubah. Perkembangan ilmu pengetahuan sudah jauh melampaui dari evolusi biologis manusia itu sendiri. Seolah ilmu pengetahuanlah yang kini mengembangkan kehidupan manusia, padahal manusialah yang pertama kali mengembangkan struktur keilmuan dengan tujuan untuk memudahkan kehidupannya di tengah berbagai keterbatasan dan kekurangan yang dimiliki kemampuan biologisnya. Inilah yang dalam Antropologi disebut sebagai evolusi superogranik. Program studi PLS berusaha secara terus menerus untuk menemukan dan mengelola berbagai program yang diperlukan untuk mengembangkan masyarakat yang kini tengah berkembang sejalan dengan dukungan ilmu pengetahuan yang terus bergerak, untuk mengembangkan kehidupan masyarakat.
Teknologi adalah produk paling dekat dari ilmu pengetahuan. Perkembangan teknologi tak lepas dari situasi dan kehidupan masyarakat. Ilmu pengetahuan dan teknologi, pada dasarnya adalah untuk membantu manusia agar berdamai dengan berbagai kekurangan dan tantangan situasi alam yang ada di tengah kehidupannya. Namun, kini teknologi tidak lagi berada di bawah kontrol manusia seutuhnya, karena berkembangnya teknologi mutakhir, justru kini manusialah yang membutuhkan teknologi secara total. Teknologi justru menjadi bagian dari kehidupan manusia. Kini hampir semua sisi kehidupan manusia telah didukung oleh teknologi. Absennya teknologi dari kehidupan manusia dianggap sebagai kekurangan yang fatal dan intolerir. Pendidikan luar sekolah berupaya mengembangkan berbagai peran program pendidikan yang menggunakan teknologi sebagai basis pendidikan, tapi disisi lain menyadarkan manusia, bahwa teknologi bukanlah segalanya. Kehidupan bukan berarti harus terhenti tanpa teknologi. Dan meyakinkan bahwa kita bisa menciptakan teknologi, termasuk teknologi sosial. Inilah salah satu visi program studi pendidikan luar sekolah dimana teknologi tak lagi berputar pada gadget atau perangkat peripheral lainnya, teknologi adalah daya dukung bagi kehidupan masyarakat, tapi bukan berarti segalanya harus disandarkan pada teknologi yang notabene hanya akan menambah pundi-pundi kas negara produsen dan kita hanya menjadi penonton di negeri sendiri. Inilah tantangan terbesar dalam kehidupan masyarakat saat ini. Bahwa kita ditantang untuk dapat mengembangkan program-program pendidikan yang benar-benar mampu untuk menyadarkan masyarakat bahwa kemandirian dikembangkan atas dasar prakarsa, bukan atas dasar impian atau menunggu bantuan saja.
Program studi pendidikan luar sekolah dalam perjalanan masa ke masa telah menyusun berbagai program yang dianggap sanggup memberikan kontribusi terhadap pengembangan kehidupan masyarakat, baik secara materiil maupun immateriil. Keseimbangan pembangunan pendidikan adalah pada pencapaian kompetensi yang tidak hanya hardskill, tapi juga softskill. Inilah yang menjadi sasaran utama pengembangan program-program pendidikan pada program studi pendidikan luar sekolah. Di masa yang akan datang, penggunaan teknologi sosial dalam pengembangan pendidikan akan sangat diperlukan untuk mendukung pencapaian tujuan program pembangunan manusia di Indonesia. Wallohu a’lam…